1. Magister Pendidikan Biologi (M.Pd.)

Program Studi Magister Pendidikan Biologi diselenggarakan dengan Surat Keputusan Pendirian no 130/E/O/2012 tanggal 20 April 2012 dari atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Padono Suwignjo)

Program Studi Magister Pendidikan Biologi Terakreditasi B. No SK Akreditasi dari BAN-PT : 1932/SK/BAN-PT/Akred/M/VI/2017

Visi Program Studi Magister Pendidikan Biologi

Menghasilkan Magister Pendidikan Biologi Yang Memiliki Keunggulan Dalam Riset Terpadu Bermuatan Lokal Dan  Berkarakter Islami Pada Tahun 2020

Misi

  1. Pendidikan dan pembelajaran yang berkualitas dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islami.
  2. Riset yang memprioritaskan keterpaduan teori kependidikan dengan fakta dan fenomena yang relevan dengan bidang biologi di lingkungan sekitar siswa (potensi lokal) guna memberi kontribusi dalam memecahkan masalah dalam dunia pendidikan maupun masyarakat.
  3. Pengabdian kepada masyarakat secara terpadu, berkelanjutan, yang merupakan aplikasi hasil riset yang relevan dari bidang biologi, pada level regional, nasional, maupun internasional.
  4. Mengembangkan jaringan kerjasama dan kemitraan dengan lembaga swasta dan pemerintahan baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Tujuan

  1. Dihasilkan lulusan magister yang memiliki wawasan pendidikan Biologi dan keislaman untuk mendukung melakukan analisis berbagai fenomena, memecahkan masalah, dan menciptakan berbagai inovasi serta penemuan  dalam bidang pendidikan Biologi.
  2. Dihasilkan lulusan magister menguasai prinsip kerja, perangkat eksperimen, dan perangkat analisis pada kegiatan riset berbasis potensi lokal dalam bidang  pendidikan Biologi  untuk menghasilkan karya inovatif.
  3. Dihasilkan lulusan magister yang mampu mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya dalam dunia industri, lembaga penelitian,  dan kegiatan lain yang relevan.
  4. Dihasilkan lulusan magister yang mampu mengintegrasikan dan menjadikan nilai-nilai Islam  dalam berpikir, bersikap, dan bertindak dalam bidang keilmuannya.
  5. Dihasilkan lulusan magister yang memiliki kepekaan dan tenggang rasa dengan permasalahan masyarakat serta mampu membangun solidaritas dan kerja sama unutk  mengatasi permasalahan di sekitarnya, terutama yang terkait dengan bidang keahliannya.