
Tim Dosen dan Mahasiswa UM Metro Lolos Hibah DPPM PkM 2026, Perkuat Kemandirian Ekonomi KWT dan PKK Desa Rejoagung
Metro, 8 Oktober 2026 – Kabar membanggakan datang dari Universitas Muhammadiyah Metro. Tim dosen dan mahasiswa UM Metro berhasil lolos didanai Hibah DPPM Program Kreativitas Mahasiswa (PkM) Tahun 2026 melalui program Mahasiswa Berdampak, khususnya Program Aksara Mahasiswa (Aksi Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa).
Program yang mengusung judul “Penguatan Kemandirian Ekonomi KWT dan PKK Desa Rejoagung melalui Circular Womenpreneur Hub, Hilirisasi Produk Pangan dan Digitalisasi Pemasaran” tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi sivitas akademika UM Metro dalam mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim yang terdiri atas Dr. Ir. Eva Rolia, S.T., M.T., M.K.M. selaku Ketua Tim, dengan anggota Dr. Hening Widowati, M.Si. dan Fajri Arif Wibawa, M.Pd. serta melibatkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro.
Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Desa
Program pemberdayaan tersebut berfokus pada penguatan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Rejoagung agar mampu mengembangkan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Melalui konsep Circular Womenpreneur Hub, masyarakat didorong untuk membangun ekosistem kewirausahaan perempuan yang memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal. Pendekatan tersebut tidak hanya diarahkan pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup pengolahan, pengembangan produk, hingga pemasaran.
Salah satu aspek utama program adalah hilirisasi produk pangan, yaitu mendorong hasil dan potensi pangan lokal agar memiliki nilai tambah melalui inovasi pengolahan dan pengemasan. Dengan demikian, produk yang dihasilkan masyarakat diharapkan memiliki daya saing serta peluang pasar yang lebih luas.
Selain itu, program juga memberikan perhatian pada digitalisasi pemasaran. Pemanfaatan media digital diharapkan dapat membantu KWT dan PKK memperkenalkan produk secara lebih luas, membangun identitas produk, serta membuka akses pemasaran yang tidak terbatas pada wilayah Desa Rejoagung.
Sinergi Dosen dan Mahasiswa
Keberhasilan memperoleh pendanaan hibah DPPM PkM Tahun 2026 sekaligus menunjukkan adanya sinergi antara dosen dan mahasiswa dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.
Keterlibatan mahasiswa dalam Program Mahasiswa Berdampak memberikan pengalaman pembelajaran secara langsung di tengah masyarakat. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga dilatih untuk mengidentifikasi persoalan masyarakat, menyusun solusi, serta terlibat dalam proses pemberdayaan secara nyata.
Sementara itu, keterlibatan dosen menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan berdasarkan pendekatan keilmuan, kebutuhan masyarakat, serta target pemberdayaan yang terukur.
Wujud Implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi
Program ini juga menjadi bagian dari implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui program tersebut, Universitas Muhammadiyah Metro terus memperkuat perannya dalam menghasilkan inovasi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Penguatan ekonomi perempuan melalui pengembangan kewirausahaan, hilirisasi produk pangan, dan pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat menciptakan aktivitas ekonomi masyarakat yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Keberhasilan tim UM Metro mendapatkan pendanaan DPPM PkM 2026 menjadi capaian positif sekaligus motivasi bagi sivitas akademika untuk terus menghadirkan program-program inovatif yang berdampak, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Dengan dukungan program Mahasiswa Berdampak, UM Metro berkomitmen untuk terus mendorong mahasiswa dan dosen agar tidak hanya aktif di ruang akademik, tetapi juga hadir memberikan solusi serta kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.