Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Gatot Subroto No.100, Yosodadi, Kec. Metro Timur, Kota Metro, Lampung 34381
CONTACT
(0725) 42445
Jadwal Sholat Kota Metro
Memuat...
PENMARU
Pascasarjana UM Metro
Berita

Tingkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Proses Sains Murid, Dian Agustin Gelar Seminar Proposal Tesis di Pascasarjana UM Metro

Tingkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Proses Sains Murid, Dian Agustin Gelar Seminar Proposal Tesis di Pascasarjana UM Metro

Author
Redaksi
04 November 2026
Tanggal Rilis
Berita
Kategori

METRO – Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro), Dian Agustin (NPM 24240002), sukses melaksanakan Seminar Proposal Tesis pada Rabu (04/11/2026). Seminar akademik ini berlangsung di Ruang H.1.3 Kampus Pascasarjana UM Metro mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, Dian memaparkan rancangan penelitian tesisnya yang berjudul "Pengembangan Lembar Kerja Murid (LKM) Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Keterampilan Proses Sains Murid". Jalannya seminar dibimbing langsung oleh Dr. Friska Octavia, R., M.Pd. selaku Dosen Pembimbing I dan Dr. Arif Rahman Aththibby, S.Pd., M.Pd.Si. selaku Dosen Pembimbing II, serta diuji oleh Dr. Dasrieny Pratiwi, M.Pd. selaku Dosen Penguji.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan proses sains sebagai kompetensi esensial abad ke-21 guna membekali murid menghadapi tantangan global yang kian kompleks. Namun, kondisi pendidikan saat ini masih menunjukkan kesenjangan nyata pada penguasaan keterampilan tersebut.

Dalam paparannya, Dian menyoroti capaian skor PISA Indonesia yang masih berada di bawah rata-rata internasional. Meskipun hasil PISA 2025 menunjukkan kenaikan skor literasi sains menjadi 389, mayoritas murid masih berada di bawah Level 2. Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan murid masih dominan pada tahap mengingat fakta dan belum optimal pada penerapan metode ilmiah maupun evaluasi argumentasi secara logis. Kondisi ini kian dipengaruhi oleh keterbatasan sarana belajar, di mana sekitar 40% sekolah dasar belum memiliki fasilitas pendukung seperti akses internet stabil maupun media ajar interaktif.

Tantangan tersebut juga terkonfirmasi dari fakta pembelajaran IPA di lapangan, khususnya di sekolah-sekolah Kecamatan Bandar Mataram. Pembelajaran IPA di wilayah tersebut masih didominasi oleh metode ceramah satu arah pada materi-materi seperti klasifikasi, sifat, dan perubahan materi. Pola ini menyebabkan murid pasif dan cenderung menghafal tanpa terlibat dalam kegiatan penyelidikan langsung atau eksperimen. Selain itu, Lembar Kerja Murid (LKM) yang beredar selama ini hanya memuat ringkasan materi dan soal latihan rutin, serta belum memfasilitasi model inkuiri maupun fenomena kontekstual.

Melalui pengembangan bahan ajar LKM berbasis inkuiri terbimbing ini, Dian berupaya menghadirkan instrumen pembelajaran yang terstruktur untuk melatih keterampilan proses sains—seperti observasi, inferensi, dan klasifikasi—sekaligus memicu nalar kritis siswa dalam memecahkan masalah kontekstual secara mandiri.

Sesi seminar proposal berlangsung interaktif dan konstruktif. Berbagai saran dan masukan dari dosen pembimbing maupun penguji diberikan guna menyempurnakan sintaks inkuiri terbimbing pada bahan ajar serta mematangkan metodologi sebelum memasuki tahap uji coba dan penelitian lapangan.